Kamis, 09 Juli 2015

kerjasama

Dalam kehidupan kita sehari-hari sering kita mendapatkan tugas atau masalah yang harus dikerjakan berkelompok. Hal-hal yang dapat dikerjakan secara berkelompok pun dapat berupa tugas perkuliahan atau dalam kepanitiaan. 

Tapi apa itu sebenarnya kerjasama? Mari kita simak tulisan dibawah ini.
Menurut KBBI kerjasama diartikan sebagai kegiatan atau usaha yg dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dsb) untuk mencapai tujuan bersama. Demi tercapainya tujuan tersebut tiap-tiap orang dalam kelompok dituntut untuk memberikan performa terbaik sesuai posisi mereka dalam kelompok. Anggota satu dengan yang lainnya terikat dalam satu kesatuan sehingga apabila satu saja anggota tidak menjalankan tugasnya maka tujuan dari kelompok tersebut tidak akan tercapai.
Diperlukan kerjasama yang baik antar anggota sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang menyebabkan tujuan tidak tercapai. Kerjasama dalam kelompok berarti tiap-tiap anggota saling bahu membahu dalam menjalankan tugas, tidak berjalan secara individu dan bersikap tidak acuh pada anggota lainnya. Ketika setiap anggota berjalan individu maka dapat dipastikan tujuan tidak akan tercapai. Bagi beberapa orang kerjasama dirasa sebagai hal yang sulit salah satunya dikarenakan sulit bagi mereka dalam mempercayai anggota sesama kelompok dalam mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Alasan ketidakpercayaan tersebut biasanya muncul akibat trauma di masa lalu yang ternyata anggota kelompoknya tidak mengerjakan tugasnya sehingga tujuan kelompok gagal untuk dicapai.

Keberhasilan suatu kelompok dalam mencapai tujuannya tidak lain adalah karena kerjasama tim yang sangat baik. Dalam menghasilkan kerjasama yang baik, tiap-tiap anggota harus menghargai anggota lainnya, memberikan kepercayaan kepada anggota yang lain untuk menyelesaikan tugas yang dikerjakan, dan yang terpenting adalah menjalankan dengan baik peran masing-masing. Selain itu, hal lain yang penting dalam sebuah kerjasama adalah komunikasi. Kebanyakan kerjasama dalam sebuah kelompok berjalan kurang lancar karena komunikasi yang kurang baik antar anggotanya. Terjadinya perbedaan persepsi akibat sifat masing-masing individu yang unik terkadang tidak dapat terselesaikan akibat komunikasi yang buruk yang tidak dapat menjembatani perbedaan tersebut. Lebih buruk lagi, akibat perbedaan tersebut dapat terjadi perpecahan dalam kelompok sehingga hasil akhir yang didapat hanyalah kegagalan. Akan tetapi, ketika komunikasi antar anggota membaik maka akan menciptakan kerjasama tim yang baik dan tidak diragukan lagi tujuan kelompok pasti akan tercapai.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan apabila kerjasama dalam sebuah kelompok baik termasuk di dalamnya sikap tanggung jawab,  saling menghargai, dan komunikasi berjalan baik maka dapat dipastikan hasil akhir yang didapat oleh kelompok tersebut adalah keberhasilan dalam mencapai tujuan.

Selasa, 07 Juli 2015

Sesuatu yang Baru



Sebentar lagi kita semua akan memasuki medan perang yang baru dalam perkuliahan. Medan perang yang dimaksud adalah semester baru dengan segala paketnya baik mata kuliah baru, dosen baru, dan jadwal yang baru. Bagi anak SMA yang akan memasuki perkuliahan, bisa dibayangkan betapa deg-degan nya menanti masa ospek atau pengaderan. Setelah menempuh perjalanan yang panjang, melewati UAS, UNAS, SNMPTN, SBMPTN dan tes lainnya akhirnya sampai pada tujuan yaitu masuk FK Unair. Tak kalah, mahasiswa yang sudah lebih dulu masuk seperti semester 2, semester 4, dan semester 6 yang masing-masing naik satu tingkat juga dag-dig-dug soal semester depan. Bertanya-tanya di dalam hati, bagaimana semester depan apakah mata kuliahnya lebih susah dan apa saja pengetahuan baru yang akan didapat dan lain-lainnya. Terlebih lagi, semester 6 yang sebentar lagi akan yudisium dan menjadi dokter muda.
Sebelum menjalani semua itu akan ada jarak liburan yang cukup lama bagi para mahasiswa. Gunakanlah kesempatan ini dengan baik. Alternatif menggunakan liburan dengan baik adalah dengan memulai sesuatu yang baru seperti pergi ke tempat baru, mencoba menu makanan yang belum pernah dimakan sebelumnya, mencoba hobi yang baru atau paling tidak lakukan hal-hal diluar kebiasaan tapi dalam konteks yang positif. Memang tidak mudah untuk melakukan hal yang baru misalnya mencoba hobi baru. Sebelumnya memiliki hobi membaca kemudian akan mencoba merajut yang untuk memulainya butuh belajar terlebih dahulu atau pergi ke tempat yang baru, pergi ke suatu tempat yang belum tahu bagaimana medannya, tidak tahu tempat-tempat penginapan, tempat makan, atau yang lainnya. Tidak ada salahnya hal baru tersebut dicoba karena semuanya akan memberi pengalaman tersendiri.
Memulai hal yang baru membutuhkan niat, keberanian, dan kemauan. Tanpa ketiga hal tersebut kita tidak akan pernah pergi dari zona nyaman kita, tidak akan pernah tahu hal-hal lain selain dari yang biasa kita lihat. Lingkungan seperti keluarga dan teman juga berperan untuk mendorong kita melakukan hal baru. Dari segi keluarga mendukung dalam hal perizinan dan finansial. Sementara dari segi teman dapat mendukung sebagai teman dalam perjalanan atau teman makan atau sebagai penyemangat.

Banyak yang kita dapat dengan mencoba hal yang baru. Entah teman berpergian atau keahlian yang baru. Mungkin saja ketika kita mencoba hal yang baru kita tidak mendapatkan dua hal tersebut akan tapi pengalaman yang tidak tergantikan sudah pasti didapat. Pengalaman yang didapatkan pun tidak selalu baik, bisa jadi hal yang buruk. Tetapi sesuatu yang buruk sekalipun ada manfaatnya bukan? Hal tersebut akan menjadikan kita lebih berpengalaman dan akan menciptakan solusi yang lebih baik ke depannya. Intinya, mencoba hal yang baru tidak ada salahnya, semuanya akan menciptakan warna tersendiri dalam hidup kita. Yuk, kita coba hal baru!